Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Fun Ponsel
Fun Ponsel
  • Berita Techno
  • Smartphone
  • Galaxy
  • General
  • iPhone
  • Smartphone
  • Redmi
  • Infinix
  • Itel
  • Realme
  • Xiaomi
  • Oneplus
  • Apple
  • Oppo
  • Tecno
  • Vivo
  • Lg
  • Huawei
  • Samsung
  • Lenovo
  • Panasonic
  • Laptop
  • Berita Techno
  • Smartphone
  • Galaxy
  • General
  • iPhone
  • Smartphone
  • Redmi
  • Infinix
  • Itel
  • Realme
  • Xiaomi
  • Oneplus
  • Apple
  • Oppo
  • Tecno
  • Vivo
  • Lg
  • Huawei
  • Samsung
  • Lenovo
  • Panasonic
  • Laptop
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

LG G2 Lite: Review Jujur, Performa Sehari-hari dengan Snapdragon 400 & Layar 4.7

Bro, ada nih HP yang lagi ngehits di warung kopi, namanya LG G2 Lite. Buat yang pengen HP simpel, gak neko-neko, tapi tetep gaya, ini pilihan pas banget. Kebayang gak sih, desainnya yang pas di genggaman, cocok buat nemenin aktivitas sehari-hari. Nah bro, sebelum kita bedah lebih dalam, HP ini cocok banget buat anak muda yang aktif, pekerja kantoran, atau siapa aja yang butuh HP buat komunikasi dan sosmed.

Soalnya, LG G2 Lite ini menawarkan pengalaman yang asik tanpa harus bikin kantong bolong. Mau buat kerja, bikin konten ringan, atau sekadar main game santai, HP ini bisa diandalkan. Penasaran kan, gimana performanya dan fitur-fitur menarik lainnya? Yuk, simak terus reviewnya, biar gak penasaran lagi!

Dapur Pacu

Brader, ngomongin soal dapur pacu-nya LG G2 Lite, kita bahas yang simpel-simpel aja, ya. Prosesornya quad-core 1.2 GHz, yang berarti ibarat mesin motor dengan empat silinder. Makin banyak silinder, makin kencang tarikannya, kan? Nah, angka 1.2 GHz ini, brader, bukan sekadar hiasan brosur doang. Ini adalah kecepatan prosesor buat menjalankan aplikasi dan tugas sehari-hari.

Nah brader, kalau kita lihat lebih dalam, ini cukup buat kebutuhan standar. Bayangin aja, buat browsing, chatting, atau nonton video, harusnya sih lancar jaya. GPU-nya, ibarat suspensi motor, penting buat gaming. Tapi, soalnya ini kelas entry, jadi jangan berharap main game berat dengan grafis tinggi, ya. Jadi brader, artinya buat keseharian, ponsel ini oke punya, asal jangan dipaksa buat kerja berat terus-terusan.

Layar

Pakdhe, ngomongin soal layar-nya LG G2 Lite, ini penting nih. Ukuran 4.5 inci, ibarat jendela kamar, cukup buat mata. Resolusinya 480 x 800 pixel, terus gimana dong? Bayangin aja, ini bukan layar definisi tinggi banget, tapi cukup buat baca berita atau chatting. Dan angka ini, pakdhe, bukan sekadar hiasan brosur.

Nah pakdhe, kalau kita lihat lebih dalam, kerapatan pikselnya sekitar 207 ppi. Artinya? Ya, gambarnya lumayan jelas, tapi nggak sehalus layar flagship. Soalnya, refresh rate-nya nggak disebut, jadi scrollingnya biasa saja, bukan yang mulus banget kayak 120Hz. Jadi pakdhe, artinya buat keseharian, layarnya cukup, nggak bikin pusing.

Kamera

Sob, ngomongin soal kamera-nya LG G2 Lite ini, mari kita bedah. Fiturnya sih ada LED flash, buat bantu kalau motret di tempat yang kurang cahaya. Tapi, resolusi videonya cuma 480p, kebayang dong kualitasnya. Nah, ini ibarat mata fotografer profesional yang ada di kantong, tapi sayangnya, “MP”-nya (ketajaman mata) kurang tajam. Dan angka ini, sob, bukan sekadar hiasan brosur. Soalnya, dengan resolusi segitu, hasil video kurang memuaskan, apalagi kalau mau diunggah ke media sosial. Nah sob, kalau kita lihat lebih dalam, aperture-nya (seberapa lebar mata bisa buka di tempat gelap) juga nggak dijelaskan, jadi kita nggak tahu seberapa bagus dia menangkap cahaya.

Baterai

Bro, ngomongin soal baterai-nya LG G2 Lite, nih. Kita mulai dari angka-angkanya, ya? Stand-by-nya bisa sampai 345 jam, terus waktu bicara 15 jam di jaringan 2G. Kebayang dong, kalau baterai itu ibarat tangki bensin kendaraan. Makin gede kapasitasnya, makin jauh juga kita bisa jalan. Nah bro, kalau kita lihat lebih dalam, angka-angka ini bikin kita nggak perlu khawatir nge-charge setiap saat.

Angka-angka ini, bro, bukan sekadar hiasan brosur doang. Artinya, buat pemakaian normal, kayak ngecek medsos, telepon, atau sekadar dengerin musik, G2 Lite ini bisa bertahan seharian bahkan lebih. Jadi bro, artinya buat keseharian, kalian nggak perlu sering-sering cari colokan. Enak, kan?

Memori & Penyimpanan

Brader, ngomongin soal memori & penyimpanan-nya LG G2 Lite ini, kita mulai dari yang paling penting, RAM 1GB dan memori internal 4GB. RAM itu ibarat meja kerja di kantor, makin luas mejanya, makin banyak dokumen yang bisa dibuka sekaligus, kebayang dong? Nah, 1GB ini, brader, bukan sekadar hiasan brosur, cukup pas-pasan buat multitasking ringan. Terus, memori internal 4GB itu ibarat lemari arsip buat nyimpen foto, video, aplikasi. Bayangin aja, lemari kecil, jadi mesti pintar-pintar milih file yang mau disimpan.

Nah brader, kalau kita lihat lebih dalam, soalnya kapasitas segitu mungkin agak terbatas buat pengguna aktif. Kamu harus rajin ngehapus file nggak penting, atau mungkin pertimbangkan pakai memori eksternal. Jadi brader, artinya buat keseharian, G2 Lite ini cocok buat yang nggak terlalu banyak aktivitas berat di ponsel.

Konektivitas

Pakdhe, ngomongin soal konektivitas-nya LG G2 Lite, ini penting banget buat aktivitas sehari-hari. Jaringan 2G dan 3G-nya ibarat jembatan buat komunikasi, meskipun mungkin agak lambat. Kecepatan HSPA-nya lumayan buat browsing ringan, dan angka ini, pakdhe, bukan sekadar hiasan brosur, tapi menunjukkan kemampuan ponsel terhubung ke internet. Bluetooth 4.0 standar, cukup buat sambung ke speaker atau headset. GPS-nya ada, jadi buat navigasi nggak masalah. Nah pakdhe, kalau kita lihat lebih dalam, nggak ada NFC, alias nggak bisa buat kartu tap langsung. Radio FM juga masih setia menemani. Terakhir, ada colokan microUSB 2.0 buat ngecas atau transfer data. Jadi pakdhe, artinya buat keseharian, LG G2 Lite punya koneksi dasar yang cukup.

Desain & Body

Sob, ngomongin soal desain & body-nya LG G2 Lite, ini ibarat baju yang kita pakai sehari-hari, harus enak dipakai, kan? Beratnya 153.7 gram, ringan kok, nggak bikin pegel kalau lama digenggam. Dual SIM? Nah, ini penting buat yang punya dua nomor, bisa aktif semua. Terus, soal kenyamanan, penting banget.

Dan angka ini, sob, bukan sekadar hiasan brosur. Bayangin aja, bobot yang pas itu penting biar nggak berat di kantong. Nah sob, kalau kita lihat lebih dalam, desainnya pasti nyaman digenggam. Materialnya juga harusnya nggak bikin tangan panas setelah lama dipakai. Jadi sob, artinya buat keseharian, LG G2 Lite menawarkan kenyamanan.

Kesimpulan

Brader, pada akhirnya HP ini bisa dibilang cukup oke buat harga yang ditawarkan. Speknya standar, ya, dengan prosesor quad-core 1.2 GHz dan RAM 1GB. Layarnya 4.5 inch, cukup buat browsing atau sekadar nonton YouTube. Kamera ada, walau cuma dengan LED flash, jadi jangan berharap banyak. Baterainya lumayan awet kalau buat pemakaian normal.

Nah brader, sebelum kalian mutusin beli, HP ini cocok banget buat kalian yang cari HP buat kebutuhan dasar aja, kayak telepon, SMS, atau sosmed ringan. Kelebihan utamanya ya di harga yang ramah di kantong. Tapi, yang perlu dipertimbangkan, memori internalnya cuma 4GB, jadi harus pinter-pinter atur penyimpanan. Buat yang penting, semoga review ini membantu, ya!

💻 Butuh Laptop Juga?

Kalau kalian juga mencari laptop yang cocok untuk kerja, gaming, atau editing, kami punya rekomendasi laptop terbaik dan review lengkap. Cek dulu sebelum membeli biar nggak salah pilih!

Lihat Rekomendasi Laptop →

Informasi Umum

Komponen Detail
Launch > Status Discontinued

Body & Desain

Komponen Detail
Body > Weight 153.7 g (5.40 oz)
Body > SIM Dual SIM (dual stand-by)

Performa

Komponen Detail
Platform > CPU Quad-core 1.2 GHz

Memori

Komponen Detail
Memory > Internal 4GB 1GB RAM

Kamera

Komponen Detail
Main Camera > Features LED flash
Main Camera > Video 480p

Layar

Komponen Detail
Display > Size 4.5 inches, 57.6 cm2 (~66.6% screen-to-body ratio)
Display > Resolution 480 x 800 pixels, 5:3 ratio (~207 ppi density)

Baterai

Komponen Detail
Battery > Stand-by Up to 345 h (2G) / Up to 345 h (3G)
Battery > Talk time Up to 15 h (2G) / Up to 11 h 30 min (3G)

Jaringan

Komponen Detail
Network > 2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
Network > 3G bands HSDPA 850 / 2100
Network > Speed HSPA

Lainnya

Komponen Detail
Sound > 3.5mm jack Yes
Comms > Bluetooth 4.0, A2DP
Comms > Positioning GPS
Comms > NFC No
Comms > Radio FM radio
Comms > USB microUSB 2.0
Misc > SAR EU 0.75 W/kg (head) 0.67 W/kg (body)
Misc > Price About 100 EUR
Author

Admin

Follow Me
Other Articles
Previous

LG L Prime: Review Singkat Performa, Kamera, dan Layar 5 Inci

Next

Review LG G3 Dual-LTE: Layar Tajam, Performa Stabil, dan Dual SIM yang Praktis

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • LG K40S: Review Singkat Performa, Kamera, dan Layar dengan Harga Terjangkau
  • Review LG K20 (2019): Layar 5,45 inci, Snapdragon 425 & Baterai 3000 mAh
  • LG K30 (2019): Review Singkat Performa, Kamera 13MP, dan Layar 5,3 Inch
  • LG Q70: Review Kamera 48MP, Layar Besar, dan Performa Chipset Snapdragon
  • LG G8X ThinQ: Duel Layar Ganda dengan Snapdragon 855 & Kamera Mumpuni
Fun Ponsel